Tuba falopi atau
saluran tuba yang berperan dalam ovulasi dan pembuahan, bisa mengalami sumbatan
atau penyempitan. Bila tersumbat, sel telur tak bisa dibuahi sperma atau embrio
yang terbentuk tidak dapat masuk ke rahim untuk berkembang. Kondisi ini yang membuat
kehamilan sulit terjadi karena ini penyebab faktor kemandulan saluran tuba.
Terapi Pengobatan
Dengan Hidrotubasi yaitu terapi yang sekarang dilakukan bagi wanita yang
mengalami penyumbatan saluran indung telur/ tuba falopi adalah dengan
cara Hidrotubasi.
Hidrotubasi kita
kenal juga sebutan terapi ‘tiup”. Hidrotubasi adalah proses
memasukkan cairan (Kanamycin 1 gram, deksametason 5 mg, dan antipasmodik cair)
ke dalam rahim dengan alat hidrotubator untuk menilai kelancaran masuknya
cairan di saluran tuba.
Terapi ini bisa
dilakukan beberapa kali tergantung tingkat perekatan yang terjadi pada saluran
indung telur atau tuba falopi. Prosesnya tidak berbeda jauh dengan HSG.
Hanya saja untuk proses Hidrotubasi ini,
zat yang digunakan bisa langsung mengobati dan membuka penyumbatan. Namun dari
beberapa pengalaman, terapi ini akan lebih terasa tidak nyaman. Lagi-lagi ada
baiknya meminta dokter untuk anestesi sebelum melakukan terapi ini.
Sekian informasi mengenai
penyakit Ginekologi. Apabila anda mengalami penyakit tersebut
silahkan datang ke RS. Ginekologi Metropole yang memiliki pelayanan
setaraf Internasional, kami akan melayani dan mengobati penyakit anda secara
profesional karena kami memiliki dokter yang ahli di
bidangnya. Semoga artikel ini bisa membantu. Terima kasih.
article
from: ginekologihospital
Tips hangat untuk ke rumah sakit: Silahkan buka wabsite kami untuk
memahami informasi tentang Metropole Hospital, yang bebas biaya pendaftaran,
tidak perlu antri, dan dapat diprioritaskan untuk berkonsultasi dengan dokter
spesialis kami. Terima kasih.
Peringatan: jika
kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda
bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda,
atau hubungi nomor 021-6911921/021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda
senantiasa sehat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar