Sekitar 10-20% wanita yang terinfeksi
gonorrhea hanya memiliki sedikit atau tanpa gejala. Oleh karena itu, infeksi
mungkin hanya terditeksi sat pemeriksaan rutin atau setelah pasangan perianya terdiagnosa
gonorrhea.
Beberapa wanita yang terinfeksi hanya
merasa sedikit tidak enak pada daerah ginetalia dan keluarnya sekret seperti
nanah pada vagina. Tetapi beberapa penderita menunjukan gejala yang lebih
berat, seperti desakan untuk berkemih, nyeri saat berkemih, dan demam akibat
uretra yng juga dapat terinfeksi.
Untuk itu kita dapat mencegah penyakit
gonorrhea dengan melakukan sebagai berikut:
-
Tidak berganti-ganti pasangan
-
Bicarakan dngan pasangan anda tentang penyakit
menular seksual, untuk mengetahuiapakah ia beresikoterkena penyakit menural
seksual
-
Bertanggung jawab, yaitu dengan menghindari
hubungan seksual jika anda memiliki gejala-gejala penyakit menular seksual.
-
Gunakan alat proteksi (kondom) untuk mengurangi
resiko terkena penyakit menular seksula teutama gonorrhea, chlamydia, dan HIV.
Kondom harus di pakai denga baik sebelum memulai ubungan seksual
-
Hindari kontak seksual dengan beberapa orang yang
beresiko memiliki penyakit menular seksual (seperti PSK)
-
Obati sedini mungkin pasangan yang terkena infeksi
atau pastikan pasangan seksual anda bebas dari penyakit sebelum berhubungan
seksual.
Sekian
informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada
pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter
Online” di bawah ini. Terima kasih.
article
from: ginekologihospital
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar