Gonorrhea biasanya diobati dengan suntikan tunggal seftriakson intramuskuler (melalui otot) atau dengan pemberian antibiotikper-oral (melalui mulut) selama 1 minggu
(biasanya diberikan doksisiklin).
Jika gonorrhea telah menyebar melalui aliran darah, biasanya
penderita dirawat di rumah sakit dan mendapatkan antibiotik intravena (melalui pembuluh darah, infus).
Wanita dan pria homoseksual yang melakukan
hubungan seksual melalui anus bisa menderita onore pada rektumnya. Penderita
akan merasa tidak nyaman pada sekitar anusnya dan dari rektumnya keluar cairan.
Daerah di sekitar anus tampak merah dan
kasar, tinjanya terbungkus oleh lendir dan nanah. Melakukan hubungan seksual
melalui mulut (oral sex) dengan seorang penderita gonorrhea bisa menyebabkan
gonorrhea pada tenggorokan. Biasanya infeksi ini tidak menimbulkan gejala,
tetapi kadang menyebabkan nyeri tenggorokan dan gangguan menelan.
Sekian
informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan
yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah
ini. Terima kasih.
article
from: ginekologihospital
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar