Keseringan keguguranadalah hal paling ditakuti oleh wanita yang usia kandungannya muda, maka dari
itu para wanita atau calon ibu sangat memperhatikan janin yang ada di
kandungannya agar tidak keguguran.
Satu studi menunjukkan bahwa
perempuan yang merokok lebih dari 14 batang sehari beresiko dua kali lipat
lebih besar mengalami keguguran, terlepas dari usia dan konsumsi alkohol
mereka. Resiko keguguran meningkat seiring dengan pertambahan jumlah rokok yang
dihisap.
Bila dokter telah
memastikan itu tanda keguguran, kemungkinan besar dokter akan memeriksa apakah
janin telah keluar seluruhnya atau masih ada sebagian janin yang berada di
rahim. Bila ini terjadi dokter biasanya melakukan tindakan pembersihan rahim
yang dikenal dengan nama kuret (Dilatation and Curetage)
Dikhususkan untuk wanita
ataucalon ibu tentunnya agar tidak melakukan yang tidak di anjurkan oleh
dokter, karena dapat mempengaruhi resiko keseringan keguguran. Usahakanlah berkonsultasi
pada dokter jika ada gejala yang dirasakan dan keluhan sekecil mungkin jangan
di abaikan.
Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan
apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi
Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.
article from: ginekologihospital
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar