Rabu, 26 Februari 2014

Memeriksakan kondisi akan mengurangi resiko keseringan keguguran



Keseringan keguguranadalah hal paling ditakuti oleh wanita yang usia kandungannya muda, maka dari itu para wanita atau calon ibu sangat memperhatikan janin yang ada di kandungannya agar tidak keguguran.

Satu studi menunjukkan bahwa perempuan yang merokok lebih dari 14 batang sehari beresiko dua kali lipat lebih besar mengalami keguguran, terlepas dari usia dan konsumsi alkohol mereka. Resiko keguguran meningkat seiring dengan pertambahan jumlah rokok yang dihisap.

Bila dokter telah memastikan itu tanda keguguran, kemungkinan besar dokter akan memeriksa apakah janin telah keluar seluruhnya atau masih ada sebagian janin yang berada di rahim. Bila ini terjadi dokter biasanya melakukan tindakan pembersihan rahim yang dikenal dengan nama kuret (Dilatation and Curetage)

Dikhususkan untuk wanita ataucalon ibu tentunnya agar tidak melakukan yang tidak di anjurkan oleh dokter, karena dapat mempengaruhi resiko keseringan keguguran. Usahakanlah berkonsultasi pada dokter jika ada gejala yang dirasakan dan keluhan sekecil mungkin jangan di abaikan.

Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital


 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar