Keseringan Keguguran dapat
dipastikan telah terjadi bila anda mengeluarkan gumpalan darah yang biasanya
berwarna merah muda atau keabu-abuan dari vagina. Jika masih memungkinkan untuk
menyimpannya, bawalah gumpalan darah itu untuk berkonsultasi dengan dokter.
Dokter akan memastikan apakah
itu memang tanda keguguran atau masih gejala keguguran secara umum. Beberapa studi menunjukkan
adanya hubungan antara obesitas dan keguguran.
Kondisi ayah juga
berkontribusi terhadap risiko keguguran. Para peneliti sedang mempelajari
sejauh mana sperma dapat rusak oleh racun lingkungan tapi masih memungkinkan
untuk membuahi sel telur.
Beberapa studi telah
menemukan risiko yang lebih besar untuk mengalami keguguran ketika ayah telah
terkena merkuri, timbal, dan beberapa bahan kimia industri dan pestisida.
Ada kemungkinan kecil
terhadap risiko keguguran setelah chorionic villus sampling (diagnosa yang
dilakukan pada jaringan plasenta) dan amniosentesis (suatu pemeriksaan
diagnostik menggunakan cairan ketuban, untuk mengetahui kemungkinan kelainan
pada janin).
Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan
apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi
Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.
article from: ginekologihospital
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar