Angka kejadian kanker payudara yang menyerang pria dan wanita
adalah 1:100. Mayoritas menyerang wanita karena masalahnya lebih banyak ada
pada hormon estrogen dan progesteron. Namun, bila menyerang pria, perjalanan penyakitnya
menjadi lebih cepat. Hal ini disebabkan karena jaringan sekitar payudara pria
tidak setebal wanita.
Tak hanya untuk kanker payudara, pedoman mendeteksi kanker
yang disebut WASPADA. W (Waktu buang air
kecil), A (Alat cerna
terganggu atau sukar menelan), S (Suara serak atau batuk yang tak kunjung
sembuh), P (Payudara atau bagian lain memperlihatkan benjolan), A (Andeng-andeng
tahi lalat) yang berubah sifat, makin besar atau gatal), D (Darah atau lendir
yang tidak normal yang keluar dari tubuh), A (Adanya luka yang tak mau sembuh).
Ada beberapa prosedur pengangkatan payudara yang tergantung
pada stage kanker, yaitu mastektomi radikal klasik, radikal modifikasi, dan
simpel. Perbedaan prosedur ini terletak pada banyaknya jaringan kulit,
kelenjar, otot dan getah bening yang diangkat.
Prinsip dasarnya adalah mengangkat sebanyak mungkin sel
kanker beserta struktur yang diyakini sudah diserang. Dengan adanya
pengangkatan payudara diharapkan kanker tidak menyebar ke struktur lain.
Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan
apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi
Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.
article from: ginekologihospital
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar